Cara mengembalikan file yang terhapus

Mengembalikan file yang terhapus.

Konversi Bilangan Dengan C++

Konversi Bilangan dengan C++

Pengenalan tentang Fortran

Fortan adalh salah satu bahasa pemograman komputer yang penting.

Belajar Dasar Pemograman PHP

PHP dalam dunia pemrograman, bukan PHP yang diartikan Pemberi Harapan Palsu yang cukup trend belakangan. Sebelum belajar dasar pemrograman PHP, ada baiknya kita mengenal apa itu PHP.

Belajar Visual Basic Bagi Pemula

Dulu aku menggunakan VB 6.0 untuk membuat program, tapi itu sudah ketinggalan zaman. Sekarang sudah ada VB.NET yang mempunyai vitur-vitur canggih. VB 6 dan VB.Net memang tidak jauh beda tampilannya, tapi kadang membingungkan kita daat menjalankannya.

Selasa, 11 November 2014

Tutorial Delphi 7 Untuk Pemula Sampai MAhir


Postingan ini berisi modul Delphi Untuk Pemula yang selama ini Admin gunakan untuk belajar Delphi. Perlahan Tapi Pasti dengan Mencoba Hal-Hal Kecil Akhirnya admin jadi banyak tahu tentang Delphi. Ebook ini atau mungkin lebih tepat jika disebut Modul. sangat Admin Rekomendasikan untuk seorang yang baru mulai belajar Delphi (Pemula).

Modul Ebook ini bukan hasil tulisan saya. Ini adalah modul pemrograman Visual yang digunakan di kampus saya. Sengaja Saya Sharing Buat Sobat Delphi yang ingin Belajar dan memperdalam Ilmu delphi. Bukankah Ilmu Untuk disebarkan ? Saya Sendiri Suka dengan Orang yang semangat belajarnya tinggi. Apalagi Belajarnya menggunakan Metode Otodidak. Tidak Manja dan banyak tanya. Tapi kalau kesulitan ya harus bertanya agar tidak tersesat. :)

Dalam Modul ini dibahas tentang Delphi Secara Detail. Mulai dari Pengenalan Delphi Hingga Praktek Membuat Prosedur dan Fungsi Sendiri. bagi Sobat yang penasaran dengan modul ini silahkan Download disini. Akhir kata Admin ucapkan. Selamat belajar dan Jayalah Indonesiaku.

Belajar Visual Basic .NET Bagi Pemula


Dulu aku menggunakan VB 6.0 untuk membuat program, tapi itu sudah ketinggalan zaman. Sekarang sudah ada VB.NET yang mempunyai vitur-vitur canggih. VB 6 dan VB.Net memang tidak jauh beda tampilannya, tapi kadang membingungkan kita daat menjalankannya. Waktu aku search di om Google bagaimana belajar VB.Net bagi pemula aku kesusahan mencari cara menjalankan VB.Net. Sekarang aku menemukan sumbernya, Yuk kita belajar bareng. Aku menyalin caranya, sekalian belajar dan kalian bisa melihat salinannya. Okeh kita mulai dari pengenalan VB.Net.
VB.Net memiliki beberapa versi, salah satunya VB.Net 2008. VB.Net 2008 memiliki tampilan seperti ini.



Atau yang satu ini, untuk pengguna VB.NET 2010.



Jika Kamu memiliki VB NET 2012, layar pembuka akan terlihat seperti ini:




Pada dasarnya, di halaman utama kamu dapat memulai proyek baru, atau membuka yang sudah ada. Tab pertama, pilih Projects. Saat ini, wilayah berlabel "Open an Existing Project" masih kosong. Halaman Ini yang akan Kamu lihat ketika Kamu menjalankan VB untuk pertama kalinya (karena Kamu belum pernah membuat Projects). Ketika Kamu membuat sebuah Projects  Nama Kamu akan ditampilkan di halaman ini, sebagai hyperlink. Mengklik link ini akan membuka Projects yang kamu buat.
Di bagian bawah ini, terdapat dua tombol: "New Project" dan "Open Project". Untuk memulai, klik tombol "New Project". Kemudian, Kamu akan melihat kotak dialog ini muncul dalam versi 2008:

Start a New Project dialogue box, Visual Studio Express 2008

Atau seperti dibawah ini untuk versi 2010:

New Project dialogue box in Visual Studio 2010

Bisa kamu lihat seperti ini untuk versi 2012.

The New Project dialogue box in Visual Studio Express 2012

Sebagai pemula, Kamu bisa memilih opsi: "Windows Application", dalam folder "Visual Basic Projects". Kemudian Kamu akan merancang sebuah program untuk dijalankan pada komputer yang menjalankan sistem operasi Microsoft Windows.
Jika Kamu melihat Name textbox di bagian bawah, Kamu akan melihat tulisan "WindowsApplication1". Ini adalah nama default untuk Projects Kamu. Ini bukan ide yang baik untuk menggunakan nama ini terus menerus. Kamu tidak ingin semua Projects Kamu untuk dipanggil "WindowsApplication1", "WindowsApplication2", dll Jadi klik di dalam textbox dan mengubah nama tersebut dengan berikut:

My First Project
Buat Lokasi yang sama sebagai default. Buka folder "My Documents", kemudian buat folder bernama "Studio Proyek Visual". Sebuah folder baru akan dibuat untuk Kamu, dan namanya akan menjadi salah satu yang Kamu ketik dalam textbox. Semua file Kamu untuk Projects pertama kemudian disimpan dalam folder ini.
Klik tombol OK, dan form desain Visual Basic .NET akan terbuka. Form akan terlihat seperti berikut (versi 2008):



atau di versi 2010 :



Form disain VB.Net versi 2012:



Ini adalah bagian yang sangat menyulitkan untuk memulai membuat software, hei? jangan khawatir. Capung dan The Gang akan memecahnya sedikit demi sedikit dalam beberapa bagian, dan dengan segera Kamu akan bisa menjalankan VB.Net dengan mudah!

Belajar Dasar Pemogrman PHP


Semester ini ada satu mata kuliah yang bernama E-Learning. Dalam mata kuliah ini akan fokus pada pengembangan sistem e-learning. Pertemuan pertama sudah disuguhi dengan tugas membuat CMS sederhana untuk e-learning. Sebelum membuat CMS sederhana tersebut, kita perlu belajar dasar pemgrograman PHP :D.

Apa itu PHP?

Belajar Dasar Pemrograman PHP
Pada tulisan ini saya ingin share tentang apa itu php. PHP dalam dunia pemrograman, bukan PHP yang diartikan Pemberi Harapan Palsu yang cukup trend belakangan. Sebelum belajar dasar pemrograman PHP, ada baiknya kita mengenal apa itu PHP.
PHP (Hypertext Prosesor) adalah sebuah bahasa pemrograman yang dapat disisipkan pada sebuah HTML. Bahasa ini digunakan untuk pembuatan website dinamis. Sehingga bahasa ini digunakan oleh banyak CMS seperti wordpress.
Menurut pemahaman saya, PHP merupakan sebuah bahasa penghubung antara file html dengan database. Sehingga dapat sebuah halaman website dapat menjadi dinamis. Berbeda dengan html yang bersifat statis dan cenderung tetap. Dengan bantuan PHP kita bisa membuat sebuah halaman berubah-ubah, bukan hanya tampilan, tetapi juga kontennya.

Mulai Belajar Dasar PHP

Untuk memulai belajar php, kita harus install aplikasi web server terlebih dahulu. Saya menggunakan LAMPP di Ubuntu untuk web server. Untuk windows mungkin bisa menggunakan XAMPP. Sedangkan untuk Mac, mungkin bisa mengunakan MAMP. Kalau belum punya, bisa download LAMPP maupun XAMPP pada link di bawah ini

Untuk pengguna Ubuntu, kalau masih bingung cara install lampp bisa ikuti tutorial install lampp di Ubuntu. Setelah melakukan instalasi web server, jalankan web server yang sudah terinstall dan simpan semua file dengan format php pada folder htdocs yang bisa kamu temukan pada folder instalasi web server. 
Selain itu, akses file php tersebut di browser dengan alamat localhost/namafile.php. Kalau kamu membuat sebuah folder pada folder htdocs, kamu bisa akses filenya dengan alamat localhost/namafolder/namafile.php


Pastikan web server sudah menyala terlebih dahulu sebelum memanggil kode php

Tag PHP

Sebuah script php diawali dan diakhiri oleh sebuah tag. Berikut tag sebuah script php
<?
kode script php
?>
Kode diatas merupakan tag pembuka dan penutup sebuah script php. Jadi pastikan kode php yang kamu gunakan berada di dalamnya.

Menampilkan Text dalam PHP

Untuk menampilkan sebuah text  dalam kode php, kita menggunakan perintah yang namanya echo. Berikut cara menampilkan text yang ada dalam PHP
 echo "Hallo Teman"
Sedangkan untuk menampilkan tag html dalam sebuah file php, kita bisa gunakan perintah di bawah ini
echo "<br>"

Membuat dan Menampilkan Variabel

Dalam sebuah file html kita bisa membuat sebuah variabel untuk menyimpan data. Untuk membuat dan menggunakan sebuah variabel bisa menggunakan kode di bawah ini
 $belajar="belajar dasar pemrograman php";
echo $belajar;
Dengan kode diatas dalam variabel belajar ada kata belajar dasar pemrograman php. Untuk menampilkan kata tersebut, kita cukup menampilkan variabel belajar.

Menggunakan Looping For dan While

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membuat pengulangan atau yang biasa dikenal dengan looping. Diantaranya menggunakan fungsi for dan fungsi while. Apa fungsi masing-masing? 
Fungsi for banyak digunakan untuk pengulangan dengan jumlah maksimal yang sudah ditentukan. sedangkan untuk fungsi while, biasanya digunakan untuk pengulangan yang dibatasi oleh hasil jumlah baris sebuah array. 
Berikut contoh penggunan looping dengan for
for($i=1;$i<=10;$i++){
 echo $i." ";
}
echo "
";
Berikut contoh penggunaan looping dengan while
$x=1;
while($x<=10){
 echo $x;
 $x++;
}
echo "<br>";

Fungsi keduanya sebenarnya hampir sama perbedaannya hanya pada penggunaan. Menurut pemahaman saya, while digunakan untuk fungsi dengan variabel yang dinamis, sedangkan for untuk variabel yang sudah pasti. Mungkin ada yang lebih tahu? Tolong di koreksi apabila ada yang salah

Mungkin cukup sekian dulu belajar dasar pemrograman php. Semoga bermanfaat dan dapat membantu teman-teman memahami bahasa PHP.

Bahasa Pemrograman FORTRAN

Sejarah Fortran

 

Fortran adalah salah satu bahasa pemrograman komputer penting. Fortran dikembangkan pada tahun 1950an oleh International Business Machines Corporation (IBM) dan terutama ditujukan untuk aplikasi ilmiah dan teknik.
Sejak pertama kali didesain, Fortran terus digunakan untuk keperluan komputasi ilmiah dan numerik, terutama di bidang-bidang seperti ilmu komputasi dan pemodelan iklim. Kenyataan ini membuat Fortran menjadi bahasa pemrograman yang paling umum digunakan untuk aplikasi numerik. Sebagian orang berpendapat Fortran mencapai popularitasnya karena dibuat mendahului bahasa pemrograman lainnya. Sebab lain, bahasa pemrograman ini terus disempurnakan serta ditambahkannya berbagai fitur yang berguna bagi aplikasi sains dan teknik.
Fortran juga banyak digunakan karena mempertahankan kompatibilitas dengan versi lama meskipun telah bermunculan versi yang lebih baru. Bahasa ini juga memiliki kompiler yang mampu menangani kode lebih cepat, sehingga sangat cocok untuk penggunaan ilmiah. Sebuah tim programer IBM yang dipimpin oleh John Backus, dianggap sebagai peletak pondasi Fortran dan memperkenalkan kompiler pertama pada tahun 1957.
Pada awalnya Fortran diciptakan untuk komputer IBM 704. Dengan struktur kontrol dan komponen input/output bahasa ini segera mencapai popularitas. Segera, tim ini memperkenalkan kompiler lain yang dirancang untuk digunakan pada model komputer IBM lainnya. Dalam waktu singkat, produsen lain merasa harus membuat compiler Fortran yang sesuai dengan komputer mereka sendiri sehingga pada tahun 1960an telah terdapat puluhan kompiler. Sayangnya, penciptaan kompiler berbeda yang begitu banyak menyebabkan masalah kompatibilitas.
Pada tahun 1966, masalah kompatibilitas berhasil ditangani setelah terbentuknya American national standard. Namun, hal ini tidak sepenuhnya membendung terjadinya variasi. Segera, standardisasi lebih lanjut diperlukan sehingga lahirlah apa yang disebut Fortran 77. Salah satu fitur yang membuat Fortran menonjol adalah karena portabilitas yang mudah. Fortran juga relatif mudah dikuasai sehingga orang yang tidak memiliki latar belakang komputer bisa mempelajarinya pula.
Saat ini perkembangan bahasa pemrograman FORTRAN cukup pesat, dengan lahirnya Fortran 77 dan Fortran 90 telah membuat bahasa ini menjadi leader dalam hal pemrograman numerik. Tidak heran banyak programmer dalam bidang komputasi masih tetap menggunakan bahasa pemrograman Fortran untuk menyelesaikan masalah numerik.
ü  Bahasa Pemrograman FORTRAN memiliki kelebihan dan kekekurangan  :
Kelebijan Bahasa Pemrograman FORTRAN
  • FORTRAN bisa menangani ekspresi matemática dan logika yang kompleks. Pernyataanya cukup pendek dan sederhana.
  • Program FORTRAN yang dikembangkan pada satu tipe komputer bisa dengan mudah dimodifikasi agar bisa bekerja pada tipe yang lain.
 Kekurangan Bahasa Pemrograman FORTRAN
  • FORTRAN tidak menangani operasi input dan output pada peralatan penyimpanan seefisien bahasa lain yang levelnya lebih tinggi
  • Memiliki keterbatasan untuk mengekspresikan dan memproses data nonnumerik
  • Tidak bisa dibaca atau dipahami semudah bahasa level tinggi yang 
           Terdapat beberapa hal yang menjadikan bahasa pemrograman Fortran lebih unggul dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain yaitu,
  1. proses eksekusi / kompilasi program yang cukup cepat.
  2. metode penulisan program sangat fleksibel, setiap bagian blok program dapat ditulis secara tidak berurutan.
  3. mendukung teknik kompilasi secara menyeluruh (all compilation), maksudnya misalkan kita memiliki 5 buah file Fortran yang saling berhubungan maka semua file tersebut dapat langsung dikompilasi semua dalam satu perintah dengan bantuan makefile yang kita buat, bagian ini akan dijelaskan pada bab yang akan datang.
  4. memilki kompilator (compiler) yang cukup banyak berkembang.
 Masih banyak keunggulan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman ini yang mungkin dapat dirasakan ketika kita membuat program. Pada bab selanjutnya akan dibahas mengenai cara kompilasi dan beberapa contoh program dalam bahasa Fortran dan juga bahasa C.
ü  Mengenal Dasar Bahasanya
1.      Mengenal Operator Fortran
Anda pasti sudah tahu operator-operator matematika seperti tambah, kali, kurang, bagi dan sebagainya. Operator pada Fortran juga sama dengan operator matematika yaitu:

** = Pangkat
* = Kali
/ = Bagi
+ = Penjumlahan
- = Pengurangan

Selain operator matematika, ada juga operator Logika, yaitu:

Lebih kecil = .LT.
Lebih kecil atau sama dengan = .LE.
Sama dengan = .EQ.
Tidak sama dengan = .NE.
Lebih besar = .GT.
Lebih besar ata sama dengan = .GE.

Selain Operator Logika, ada lagi satu, namanya Operator Relasional.. #Apa Tuh?#  Operator relational adalah operator yang saling berhubungan antara pernyataan 1 dan pernyataan 2. Operator Relasional antara lain :

Pengingkaran = .NOT.
Atau (salah satu yang benar) = .OR.
Dan (semuanya harus benar) = .AND.
2.       Mengenal variabel

Variabel dalam Fortran ada 5 tipe:

1. Variabel integer = bilangan bulat, memori nya 2 byte atau 4 byte, defaultnya 4 byte
2. Variabel Real ketepatan tunggal = menyimpan nilai pecahan 4 byte
3. Variabel Real ketepatan Ganda = menyimpan pecahan 8 byte (Real8)
4. Variabel karakter = Menyimpan variabel karakter 4 byte
5. Variabel Logika = Nilai logika, seperti : .TRUE. , .FALSE.
3.      Mengenal Format Fortran

Dalam Fortran ada 3 format tipe, yaitu:
1. Format tipe I
Tipe I digunakan untuk membaca atau menulis data bilangan bulat, yaitu INTEGER.
BU : nIw

Keterangan :
n = cacah format I
w = banyak kolom yang dipakai hasil data

Contoh :
READ(*,100) IDATA, IHASIL
100 FORMAT (I5,I5)

Penulisan (I5,I5) bisa disederhanakan menjadi (2I5)

2. Format tipe F
Tipe F dipakai untuk membaca atau menuliskan data-data yang real
BU: nFw.d
Keterangan:
n = cacah format F
w = banyak kolom yang dipakai oleh data
d = cacah digit di belakang titik desimal.

Contoh:

READ(*,100) X1, X2
100 FORMAT(F4.2,F4.2)
Atau
100 FORMAT(2F4.2)
c. Format tipe E
tipe E dipakai untuk membaca atau menuliskan data-data yang REAL dengan cara EXPONENT.
BU: nEw.d
Keterangan :
n= cacah format E
w= banyak kolom yang dipakai oleh data
d= cacah digit dibelakang titik decimal
contoh:
READ (*,100) X1, X2
100 FORMAT(E4.2,E4.2)
Atau
100 FORMAT(2E4.2)
4.      PEMASUKAN ATA PEMBACAAN DATA

1. Read (*,*) = Pembacaan variabel kosong (sembarang), program berhenti sampai ditekan <enter>
2. Read(*,*) v1 = Pembacaan variabel v1 pada device keyboard
3. Read (11,*) v1,v2 = Pembacaa variabel-variabel v1 dan v2 pada device nomor 11 (sebagai file) dengan FORMAT BEBAS
4. Read (22,10)v3 = pembacaan variabel v3 pada device nomor 22 (Sebagai file) dengan FORMAT no 10.
5. Read(*,'(A)') S = Pembacaan variabel S (dalam hal ini sebagai string) dengan FORMAT (A), yaitu format alphanumeric.

Penulisan FORMAT dengan nomor 10 seperti dituliskan pada tabel di atas, dapat berbentuk seperti di bawah:
10 FORMAT(A) , bila v3 merupakan variabel CHARACTER
10 FORMAT(I3) , bila v3 merupakan variabel INTEGER
10 FORMAT(F12.7) , bila v3 merupakan variabel REAL
5.      Keluaran atau penayangan satu ata beberapa data
Write(*,*) = Penulisan variabel kosong(Sembarang) di monitor yang berarti penulisan 1 baris kosong (loncat 1 spasi)
2. Write (*,*) v1 = penulisan variael v1 pada device layar monitor (tanda (*) disebelah kiri artinya menggunakan output device standar, yaitu monitor) dengan FORMAT bebas.
3. Write(33,*) v1,v1 = penulisan variabel-variabel v1 dan v2 pada device nomor 33 (Sebagai file) dengan FORMAT bebas
4. Write(33,10)v = Penulisan variabel v3 pada device omor 33(Sebagai file) dengan FORMAT nomor 10.
5. Write(*,'(A,$)')S = Penulisan variabel S (dalam hal ini sebagai STRING) dengan format (A,$), sebagai format untuk menuliskan variabel berjenis karakter atau alphanumeric tanpa turun 1 spasi ke bawah.
6.      Memahami aturan Penulisan Fortran
-          Jumlah kolom (total) per-baris yang dapat ditulisi oleh kode program adalah 80 buah.
-          Kolom pertama merupakan Komentar atau metacommand (C, *).  Jika kolom pertama diisi oleh karakter ‘C’ atau ‘*’, maka baris tersebut dialokasikan sebagai ‘comment’.
-          Kolom 1 sampai 5 untuk penulisan label statement berupa angka (line number).  Penulisan ‘nomor baris’ (line number) dengan ketentuan rapat kanan,
-          Kolom 7 sampai 72 untuk penulisan Statement FORTRAN / yang dapat dieksekusi (executable lines)
-          Kolom 6 untuk indikasi sambungan dari baris sebelumnya.  Jika baris perintah di atas (no. 4) tidak mencukupi, maka jumlah baris dapat ditambah (sampai maksimum 6 baris) di bawahnya dengan cara : mengisi kolom ke-6 dengan karakter ‘C’ atau ‘*’.
-          Kolom 73 sampai 80 tidak digunakan (Untuk Komentar bebas).

Senin, 10 November 2014

Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen Terbaru 2014


Kebanyakan para pengguna komputer senang mengumpulkan file-file di harddisk internal komputernya. Baik itu koleksi film, foto-foto, music, dan sebagainya. Untuk sementara, hal ini memang bukan masalah yang serius, namun lama-kelamaan jika tumpukan file sudah semakin banyak tentu hal ini bisa memperlambat proses pembacaan RAM komputer anda. Akibatnya adalah kinerja komputer akan turun dan proses loading file-file komputer akan berjalan lambat.
 
Salah satu cara untuk menyelesaikan masalah ini adalah menghapus file-file yang kurang penting, yang memiliki ukuran cukup besar. Tentu saja penghapusan file ini sifatnya permanen, jika anda hanya menekan tombol delete kemudian file-file tersebut berpindah ke Recycle Bin maka hasilnya sama saja, file-file tersebut tetap memakan space pada harddisk internal komputer anda. Cara menghapus file-file agar terhapus dengan permanen pun cukup mudah, kita hanya perlu menambahkan tekanan pada tombol Shift ketika ingin menghapus file, lengkapnya adalah tekan tombol Shift + Del.


Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen Terbaru 2014

Lalu bagaimana jika file yang terlanjur kita hapus permanen bukanlah file yang benar-benar ingin kita hilangkan dari komputer. Bisa saja terjadi anda tidak sadarkan diri, kemudian menghapus file-file yang begitu penting secara permanen, tentu ini akan jadi masalah besar. Untuk bisa mengembalikan file yang telah dihapus secara permanen tersebut, kita memerlukan bantuan sebuah software.

PC Inspector File Recovery, adalah sebuah software yang digunakan untuk mengembalikan semua file yang telah di hapus permanen dari  Recycle Bin, suport untuk FAT 12/16/32 dan NTFS file sistem. Menurut pengalaman pribadi, software ini cara kerjanya sangat akurat dibanding software-software dengan fungsi serupa lainnya. File-file yang sudah lama terhapus-pun masih bisa ditemukan oleh software ini. Software ini tergolong freware, anda bisa memilikinya dengan cuma-cuma, dengan menguduhnya di LINK INI.

Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen :
  1. Download hingga selesai software PC Inspector File Recovery. Install aplikasi.
  2. Jalankan aplikasi, pilih menu file, kemudian pilih submenu drive (CTRL + O)
  3. Akan muncul jendela baru seperti ini, silahkan pilih partisi yang ingin di restore file yang terhapus permanen, klik icon ceklis.
    Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen
  4. akan muncul tampilan seperti ini, klik pada folder Deleted maka semua file yang terhapus di partisi yang anda pilih akan dimunculkan.
    Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen
  5. Untuk mengembalikan file yang telah terhapus, klik kanan pada file tersebut, kemudian pilih save to. Pilih direktori penyimpanan.
    Cara Mengembalikan File yang Terhapus Permanen
Nah itu dia sedikit tips untuk mengembalikan file-file yang terhapus permanen di komputer, perlu diingat tidak semua file bisa terbaca dan dikembalikan dengan software ini. Beberapa file ditemukan, tetapi tidak bisa dikembalikan seperti keadaan semula (file rusak).

Konversi Bilangan dengan C++


Setelah beberapa hari kemarin saya sharing tentang Konversi Bilangan Desimal ke Biner  menggunakan perulangan do while  hanya mengkonversi dari bilangan desimal ke biner, kali ini kita akan bahas tentang konversi bilangan dari bilangan Desimal ke bilangan hexadesimal, oktal, dan juga biner.
prinsipnya sebenarnya untuk konversi kepada biner sama saja dengan program sebelumnya hanya saja untuk progam ini kita tambahkan hex untuk konversi ke hexadesimal dan oct untuk konversi ke oktal.
mari kita lihat progam selengkapnya.


  1. #include<iostream.h>
  2. int main()
  3. {
  4.         long desimal, pembagi=1073741824, bit;
  5.         cout<<"Nilai Desimal : ";
  6.         cin>>desimal;

  7.                 cout<<"Hexadesimal = "<<hex<<desimal<<endl;
  8.                 cout<<"Oktal       = "<<oct<<desimal<<endl;
  9.                 cout<<"Biner       = ";
  10.         while(pembagi>desimal) pembagi/=2;
  11.         do{
  12.                 bit=desimal/pembagi;
  13.                 cout<<bit;
  14.                 desimal=desimal%pembagi;
  15.                 pembagi/=2;
  16.         }
  17.         while(pembagi>=1);
  18.         cout<<"\n";

  19.         return 0;    
  20. }
dari program diatas dapat kita lihat misalnya kita akan mengkonversi dari desimal dengan nilai 15 .
maka hasil outputnya akan seperti berikut ini.